Analisis dan Perancangan Fast Channel Switching pada Mobile Live TV Streaming

4 06 2007
BAB 1 – Pendahuluan

1. LATAR BELAKANG
Multimedia Service sebagai arah dari perkembangan Mobile Internet Application merupakan suatu aplikasi layanan multimedia (Audio, Video, Animasi Grafis, Image, dan Text) yang dapat diakses pada sebuah mobile device. Content Multimedia Service ini terus berkembang sejalan dengan Wireless Comunication System. Dengan didukung link rate data transmission yang tinggi dan High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) pada jaringan 3rd Generation (3G) membuat layanan video streaming tidak akan menjadi masalah.

Salah satu aplikasi dari Multimedia Service adalah Mobile Televition (Mobile TV). Mobile TV adalah layanan berbasis video streaming yang memungkinkan pengguna menikmati layanan TV pada mobile device. Layanan 3G berbasis unicast adalah yang paling ideal untuk pasar Mobile TV, karena memungkinkan operator menampilkan saluran TV yang tidak terbatas jumlahnya, dan dapat pula menyediakan interaktivitas melalui voting dan content download.

Saat ini, pengguna perangkat mobile dapat menikmati layanan mobile TV dengan melakukan dial pada alamat tertentu sesuai dengan yang telah ditentukan operator. Namun, ini memiliki kekurangan karena untuk mengakses content TV show pada saluran TV yang berbeda maka user harus memutuskan koneksi terlebih dahulu kemudian melakukan request kembali. Hal ini tentu akan menyulitkan user, karena selain tidak efektif dari sisi waktu, juga karena user harus melakukan banyak request untuk mengakses layanan content TV show dari saluran TV berbeda.

Oleh karena itu, seiring bertambahnya pengguna layanan Video Streaming khususnya Mobile TV maka, mekanisme penggunaan yang mudah serta aspek fast channel switching dari Mobile TV menjadi sangat penting agar waktu rata-rata menonton TV menjadi lebih pendek dibandingkan metode layanan Mobile TV saat ini. Pada Tugas akhir ini, akan dianalisa dan disimulasikan suatu sistem Mobile Live Streaming Television yang bersifat Multi-channel. Diharapkan Mobile TV dapat menjadi suatu pilihan yang menarik untuk pengguna ponsel, operator, dan sektor penyiaran.

2. PERUMUSAN MASALAH
Permasalahan yang akan dibahas dalam Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut :

  • Sistem yang dibangun ditujukan untuk dapat diimplementasikan pada jaringan Universal Mobile Telecommunication System (UMTS) yang terdiri dari Video Streaming Server dan Client.
  • Tidak membahas proses routing pada jaringan Internet maupun transmisi pada jaringan UMTS.
  • Sistem dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Java dari Sun Microsystem untuk aplikasi pada sisi server (Java 2 Enterprize Edition / J2EE) dan pada sisi client (Java 2 Micro Edition / J2ME)

3. TUJUAN PROYEK AKHIR
Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah :

  • Merancang Multimedia Streaming Server yang dapat menjalankan layanan video streaming secara real-time, bersifat Multi-channel dan memiliki performansi yang baik untuk Multi Accses.
  • Merancang Multimedia Streaming Client yang memungkinkan pengguna untuk dapat menikmati layanan TV dari handled device, memilih saluran (channel switching) yang digemari serta berpindah ke channel tertentu secara cepat dan mudah dengan menggunakan service number yang sama.
  • Menganalisa kelayakan Sistem Mobile Live Multi-Channel TV Streaming yang telah dibangun.


4. BATASAN MASALAH
Dalam tugas akhir ini akan dilakukan pembatasan-pembatasan masalah, seperti :
a. Konfigurasi server streaming video yang akan dipakai mempunyai spesifikasi :

  • Video Streaming server dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Java2 ( SDK-1.4. ).
  • File video di server menggunakan file format Third Generation Patnership Project (3GPP).

b. Pada sisi client yang akan diimplementasikan mempunyai spesifikasi sebagai berikut :

  • Dalam bentuk aplikasi MIDlet dengan menggunakan teknologi Java 2 Micro Edition (J2ME).
  • Simulasi hasil aplikasi pada sisi client menggunakan Program Nokia Developer’s Suite v2.2.

c. Untuk mendapatkan konfigurasi terbaik dari aplikasi video streaming pada mobile device akan dilakukan percobaan dan simulasi dengan merubah-ubah variable :

  • Ukuran dan panjang (length) tiap paket yang dikirimkan.
  • Ukuran chunk (potongan) file yang akan di-buffer pada client machine.

Memberikan simulasi packet error untuk menguji performa dari sistem yang telah dibuat.

5. METODOLOGI PENYELESAIAN MASALAH
Metode penelitian yang akan digunakan pada Tugas Akhir ini adalah :
a. Studi literature
Mempelajari literatur yang relevan dan bertujuan untuk memahami permasalahan, mencakub :

  • Mencari dan mengumpulkan referensi dari buku, majalah, artikel maupun internet berupa teori dasar tentang Video Streaming, Java 2 Enteprize Edition (J2EE), Java 2 Micro Edition (J2ME) dan materi lain yang berhubungan
  • Pengumpulan data dan spesifikasi sistem yang diperlukan untuk mendesain sistem dalam Tugas Akhir ini

b. Pendefenisian Masalah
Merumuskan dan mengkaji masalah yang berkaitan dengan multimedia streaming, perograman berorientasi objek dan membangun sistem Mobile TV menggunakan teknologi teknologi Java.

c. Analisis dan perancangan. Meliputi Analisa kebutuhan perangkat lunak dan perangkat keras dan perancangan untuk membangun sistem video streaming yang dapat diakses banyak pengguna kapan saja dan pada waktu bersamaan.

d. Simulasi perangkat lunak dan evaluasi
Bertujuan untuk melakukan ujicoba terhadap hasil perancangan yang telah dilakukan terhadap sistem, mencakub kemampuan sistem untuk melayani aktivitas video streaming dan switch delay yang terjadi ketika terdapat permintaan channel switching dari client.

e. Penyusunan laporan dan kesimpulan akhir

6. SISTEMATIKA PENULISAN

BAB I PENDAHULUAN
Menjelaskan latar belakang, perumusan masalah, tujuan, batasan, metode penyelesaian masalah dan sistematika penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI
Berisi tentang landasan teori yang digunakan dalam pembangunan sistem ini, meliputi teori tentang teknologi Video Streaming, J2EE, J2ME dan ketentuan-ketentuan khusus yang menunjang untuk mengimplementasikan aplikasi yang dapat diakses melalui telepon selular.

BAB III PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM
Bagian perancangan menguraikan spesifikasi terhadap model aplikasi yang dibangun sehingga proses dapat dipahami dengan jelas. Implementasi sistem dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan Perangkat Lunak dan Perangkat Keras serta melakukan pengujian sistem.

BAB IV ANALIS
Berisi analisis sistem yang antara lain meliputi : analisis awal kebutuhan fungsionalitas, analisis kebutuhan perangkat lunak, dan analisi kebutuhan perangkat keras.

BAB V PENUTUP
Merupakan bab terakhir yang memuat kesimpulan dari keseluruhan sistem yang dibuat serta saran-saran yang diperlukan dalam pengembangan sistem lebih lanjut.


Actions

Information

3 responses

15 02 2008
mamat

alow mas. Mau tanya, gini nih aq dah mentok untuk Streaming pakek J2ME, di gak bisa realtime. Apa Masnya pernah nyobak yang real time. Soalnya yang selama ini kan berupa file yang misal klo dari kamera langsung, gimana ya. Klo boleh minta referensinya dong . hehe Makasih

11 05 2008
andia

Haloo Mbak…
Wah punya blog nya Mbak bagus…
Mohon bantuannya ya Mbak..

22 01 2009
nanang

bisa minta tolong ga ?? saya mo bwat TA tp masih blang nich
klw bs tolong kabarin aja

Leave a comment